KOTA BATU - PortalJTV– Pergerakan wisatawan selama periode libur Idul Fitri 1447 H di Kota Batu mulai menunjukkan peningkatan. Hingga Selasa (31/3/2026) pukul 14.55 WIB, total kunjungan wisatawan tercatat mencapai 266.931 kunjungan, meski data yang masuk baru sekitar 56,69 persen.
Data tersebut dihimpun oleh Dinas Pariwisata Kota Batu sejak 14 Maret hingga 5 April 2026, mencakup 90 jasa usaha akomodasi/hotel dan 50 daya tarik wisata (DTW).
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan angka tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi terus bertambah.
“Data yang kami terima masih sekitar 56 persen. Biasanya, lonjakan signifikan terjadi mendekati puncak libur Lebaran,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Secara rinci, tingkat okupansi hotel harian masih berada di angka 27,07 persen, dengan jumlah kunjungan harian tercatat 98 wisatawan. Sementara itu, akumulasi kunjungan wisatawan yang menginap mencapai 47.230 kunjungan atau sekitar 40,64 persen dari total data yang masuk.
Di sisi lain, kunjungan ke daya tarik wisata justru lebih tinggi. Tercatat 982 kunjungan harian dengan persentase 46,85 persen. Adapun total akumulasi kunjungan ke destinasi wisata mencapai 219.701 wisatawan.
Onny menjelaskan, perbedaan angka tersebut menunjukkan banyak wisatawan yang datang tanpa menginap di Kota Batu.
“Kami melihat tren wisatawan harian cukup tinggi. Banyak yang datang ke destinasi wisata tanpa menginap, terutama dari daerah sekitar,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa data yang dihimpun belum mencakup seluruh sektor pariwisata, seperti usaha kuliner serta homestay atau villa yang belum melaporkan data secara kolektif.
“Masih ada sektor yang belum terdata, seperti kuliner dan homestay. Jika semua terlaporkan, angka kunjungan tentu akan jauh lebih besar,” tambahnya.
Dinas Pariwisata memprediksi lonjakan kunjungan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring mendekati puncak arus libur Lebaran.
Reporter : Moch. Firman
Editor : JTV Malang



















